Seminar Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026: Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Buruk Melalui Penguatan 29 Karakter Luhur
Ditulis oleh Penulis 1

KARAWANG – Pasca-sukses menggelar festival pekan lalu, Pimpinan Cabang (PC) LDII Kotabaru bergerak cepat melanjutkan estafet pembinaan pemuda dengan menyelenggarakan Seminar Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026. Acara intensif ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Minggu, 10-12 Juli 2026, bertempat di Majelis Taklim Nasrullah, Jomin Barat. Guna memastikan efektivitas materi, seminar dijadwalkan secara padat sejak pukul 07.30 hingga 16.00 WIB setiap harinya.
Perhelatan berskala regional ini menyasar kelompok usia produktif yang berada di fase krusial transisi menuju kedewasaan. Sebanyak kurang lebih 650 peserta, yang terdiri dari generasi penerus laki-laki maupun perempuan dengan kriteria pendidikan kelas 3 SMA ke atas, memadati lokasi acara. Mereka merupakan perwakilan dari tujuh wilayah cakupan di bawah naungan DPD LDII Karawang, meliputi PC Kotabaru, PC Cikampek, PC Purwasari, PC Tirtamulya, PC Jatisari, PC Banyusari, dan PC Cilamaya Wetan. Perhelatan ini juga semakin semarak berkat kehadiran kontingen undangan lintas kabupaten dari DPD LDII Purwakarta, yakni PC Purwakarta dan PC Jatiluhur.
Masih selaras dengan napas pergerakan menuju MUSDA Ke-8 DPD LDII Kabupaten Karawang, seminar CAI kali ini tetap memegang teguh komitmen dalam membedah dan menanamkan 29 Karakter Luhur arahan DPP LDII. Seluruh jajaran pemateri mengupas tuntas strategi aplikatif agar nilai-nilai luhur tersebut tidak sekadar menjadi hafalan, melainkan bertransformasi menjadi gaya hidup dan identitas diri para pemuda. Melalui penanaman karakter mulia seperti kejujuran, kerukunan, kemandirian, dan budi pekerti yang baik, para peserta dibekali benteng spiritual dan mental yang kokoh.
Panitia pelaksana menegaskan bahwa fokus utama penyelenggaraan seminar ini adalah menciptakan tameng proteksi diri bagi generus usia matang. Harapan terbesarnya adalah agar setelah kembali ke lingkungan masing-masing, generasi muda ini memiliki imunitas moral yang kuat sehingga mampu menyaring dan membentengi diri dari maraknya pengaruh buruk pergaulan di luar sana, seperti kenakalan remaja, radikalisme, dan degradasi moral. Lewat pembekalan ini, LDII optimistis dapat menyumbangkan kontribusi nyata berupa lahirnya barisan pemuda tangguh yang siap mengawal kemajuan bangsa di era globalisasi.